Muslimah Pemadam Kebakaran

PHOTO: IRENE CHIDINMA NWOYE
PHOTO: IRENE CHIDINMA NWOYE

Muslimah muda dari New York Amerika Serikat mengejar impiannya untuk menjadi seorang pemadam kebakaran. Ahlam Ahmed seorang pelajar dengan tinggi 1.5 meter dengan berat badan 45 kg mengikuti tes yang diadakan oleh Departemen Pemadam Kebakaran New York (FDNY).

Ahlam bercelana jeans, memakai sweater merah dan jilbab putih ketika berbagi cerita kepada The Village Voice.

Hanya ada 44 perempuan diantara 10.400 petugas pemadam kebakaran yang bergabung di FDNY, impian Ahlam harus berhadapan dengan tantangan yang berat.

Pertama kali saya merasa tidak mampu. Orang tua saya tidak setuju dan fisik saya yang kecil” kata Ahlam.

Namun petugas pendaftaran FDNY memberikan dukungan dan meminta Ahlam untuk mendaftar.

Saya suka tantangan. Terimakasih kepada petugas FDNY yang menantang saya untuk melakukan ini” lanjut Ahlam.

Ahlam harus mengikuti serangkaian latihan yang cukup berat. Namun Ahlam sangat bersemangat karena dia ingin berbuat baik dengan punya kemampuan untuk menyelamatkan nyawa orang lain. JIka lulus dari latihan maka tantangan Ahlam berikutnya adalah menyakinkan orangtuanya agar menyetujui dan merestui pilihan karir sebagai petugas damkar.

Hijab

PHOTO: IRENE CHIDINMA NWOYE
PHOTO: IRENE CHIDINMA NWOYE

Bagi Muslimah yang mengenakan hijab, seragam pemadam kebakaran menjadi perhatian.

Kami berusaha mengakomodasi penerapan agama” kata Elisheva Zakheim, petugas humas FDNY, meski mengakui bahwa selama ini FDNY belum pernah punya anggota dari Muslimah.

Jika lulus, Ahlam bukanlah Muslimah pertama di Amerika Serikat yang menjadi petugas pemadam kebakaran.

Tahun 2014, Kae Asima seorang Muslimah dua anak dari Richmond menjadi pemadam kebakaran Muslimam pertama di di Virginia.

Asima adalah Muslimah satu-satunya diantara 36 petugas damkar perempuan di Richmond.Kae-Asima-est-la-premiere-pompier-voilée

Seperti yang dimuat di situs Muslimdaily “Saya mengerti bahwa orang-orang memiliki pertanyaan dan saya merangkul mereka,” kata Asima kepada ABC News pada hari Rabu 24 September, mengacu pada pertanyaan yang sehari-hari ia hadapi tentang agamanya, demikian lansir onislam.net.

Menurut wanita yang tinggal di kota Richmond, negara bagian Virginia ini, impian menjadi seorang petugas pemadam kebakaran dimulai ketika dia masih kecil.

“Aku selalu menyukai pekerjaan yang mengandalkan aksi dan saya mencintai aspek fisik dari pekerjaan,” kata Asima.

Selalu memakai jilbab, petugas pemadam kebakaran Muslim ini selalu menghadapi pertanyaan tentang kerudungnya dan apakah dia memakainya saat memadamkan kebakaran.

“Kami memakai apa yang disebut sebagai kerudung Nomex yang tahan api,” kata Asima.

“Saya tinggal memakainya dan saya masih terlihat sama (seperti biasanya).”

Meskipun menjadi satu-satunya Muslim, Asima adalah salah satu dari 36 perempuan yang menjadi petugas pemadam kebakaran di pemadam kebakaran Richmond.

Penggambaran negatif media tentang Muslim membuat Asima lebih bangga menampilkan pribadinya sebagai seorang muslim sambil mempertaruhkan hidupnya untuk orang lain dalam pekerjaannya.

“Orang-orang yang kami bantu ketika mereka membutuhkan bantuan tidak peduli jenis kelamin kami, mereka tidak peduli apa etnis kami, mereka tidak peduli tentang agama kami,” kata Asima.

“Mereka hanya ingin tahu bahwa kami dapat melakukan pekerjaan.”

Sekitar 8 juta Muslim tinggal di Amerika Serikat. Berdasar penelitian Pew Research menyatakan bahwa Muslim Amerika merupakan paling moderat di seluruh dunia.
Muslim Amerika berkomitmen kuat untuk melaksanakan ajaran agama secara shaleh dan bisa hadir ditengah kehidupan modern.

3 comments

  1. Assalam’Alaikum ( السلام عليكم ورحمة الله وبركاته) I don’t know what language this blog is in, but sister Masha’Allah ( ماشاء الله) you look beautiful & may Allah (SWT) ( الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى) continue to guide you to the right path. Aameen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s