Kepastian

Selepas memposting Before I Die…. aku dirundung ketakutan. Takut mati.
Takut bila postingan itu seakan pertanda sebentar lagi ajal datang. Lalu orang menghubung-hubungkan, tuuh adit udah tau mau mati makanya nulis begitu,.. blaaa bllaaaa seakan kedatangan ajal bisa diramalkan
Aku beberapa kali membaca berita, kematian seseorang lalu dihubungkan dengan jejak-jejak status facebook yang ditinggalkan, cuitan di twitter, profile picture atau status BBM, pengunggahan gambar ke instagram atau postingan di blog.
Setiap orang ingin masuk surga tapi gak mau pergi duluan alias mati
guyonan soal mati
Buku QS
Di dalam mobil yang menyusuri jalanan Jakarta, aku ngobrol dengan kawan karib, mas Nungky.
“Kematian tidak menakutkan. Soal masuk surga atau neraka itu rahmat Allah. Kita yang hidup berupaya. Berdoa ya Alla hamba tidak pantas masuk surgaMu namun hamba jelas tidak kuat di neraka sedetikpun. Yang ditakutkan nasib anak-anak, isih cilik-cilik mas..”
“Iyoo podho..” jawab mas Nungki
Anak-anak kami sepantaran.
Mati adalah pasti
Semestinya kita tidak takut menghadapi kepastian.
Kita berani, bermotor di jalanan Ibukota yang semrawut, tidak pasti keselamatannya
Sebagian dari kita berani, mempertaruhkan uang di bursa saham, tidak pasti untung-ruginya
Kita berani, bertarung menghadapi ketidakpastian
Namun sebagian dari kita, paling ndak aku, takut menghadapi kepastian.
Aku takut memikirkan kematian
Aku takut membaca tulisan tentang kematian
Aku takut menulis tentang kematian
Aku takut mengetik pepatah “Menulislah cepat, kematian semakin dekat”
Benar kematian semakin dekat, tidak menjauh
Aku takut menulis tentang kematian karena merasa seakan itu pertanda sebentar lagi aku mati.
Padahal tak seorangpun yang tahu kapan tiba ajalnya.
Before I Die, tulisan pertama soal kematian. Perlahan aku membangun keberanian.
Apakah ini pertanda aku sebentar lagi meninggalkan dunia? Mati itu pasti
Kapan? tak tahu
Lalu bagaimana? Siapkan dirimu
Di toko buku Planet, ada buku karangan Quraish Shihab berjudul Kematian adalah Nikmat
Penasaran ingin baca
Bagi Muslim, kematian adalah jalan menuju Rabb
Jangan takut pada kepastian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s