DI BELAKANG LAYAR PELIPUTAN PENANGKAPAN ANDI ARIEF

IMG_20190304_193001
Streaming video dari tim di kantor DPP Demokrat

Senin siang, saya mengawali tugas dengan informasi penangkapan Andi Arief, politisi partai Demokrat di Hotel Peninsula, Jakarta Barat. Saya minta korlip RD untuk memastikan dimana posisi Andi Arief saat ini. Kemungkinan aparat yang menangkap bisa dari Dir Narkoba Bareskrim atau Polda Metro atau malah dari BNN. Belum ada kejelasan.

Informasi penangkapan Andi Arief dilengkapi foto-foto suasana kamar hotel, kloset yang digulingkan, bungkus rokok, kondom. Di salah satu meja coklat, tergeletak bong, alat penghisap sabu, disamping kartu akses kamar hotel Menara Peninsula. “Apakah Kunjungan Anda Menyenangkan?” tulisan yang tertera di kartu akses kamar hotel. Dan juga foto Andi Arief berkaos polo shirt abu-abu

Saya berkoordinasi dengan Korda apakah ada kontributor yang bisa bergerak sementara tim organik masih digeser. Info lanjutan, AA ditangani Dir IV Narkoba Bareskrim yang berkantor di Cawang, dekat kantor BNN.

Rencana pergeseran tim F selesai meliput di Bursa maka bergeser ke Cawang. Sementara itu kontri EF sudah di Cawang untuk mengamankan perkembangan di Bareskrim Cawang.

Berikutnya foto-foto perempuan yang diduga bersama Andi Arief di dalam kamar beredar di WA. Belum jelas identitas siapa perempuan itu.

Jam 3 sore masuk informasi Divhumas Polri akan menggelar konferensi pers terkait AA jam 3.30. Waduuh setengah jam. Ini konpers penting dari kepolisian. Tim AY yang meliput demo di Kemensos segera digeser ke Mabes Polri. Saya cemas, apakah tim AY bisa sampai di Mabes Polri sebelum konpers mulai, mengingat jarak yang lumayan dan situasi kemacetan. Redaktur detikcom juga berminat menaikkan konpers Mabes Polri jika tim CNN Indonesia TV bisa live.

Jam 3.30 saya cek posisi tim AY masih di Bundaran Pemuda, Senayan.

Waduuh, infonya konpers khan 3.30 sekarang ini. Bahaya jika kebobolan. Ini liputan penting. Gawat kalo kelewat.

Hatiku sedikit tenang ketika teman Korda mengabari bila Wadir Narkoba keluar dari Cawang menuju ke Mabes Polri. Semoga masih ada waktu bagi tim AY untuk tiba di Mabes Polri.

Spekulasi informasi terus beredar. Foto AA duduk di balik jeruji besi, beralaskan kasus pink dengan tumpukan kardus-kardus besar. Beberapa nama di grup WA guyon, Jenderal Kardus benar-benar ada. Andi Arief selain politikus juga selebtweet. Cuitan-cuitannya kerap melahirkan kontroversi, seperti ujaran Jenderal Kardus, ada juga kontainer bermuatan surat suara.

Korlip yang handle tim AY melaporkan posisi tim sudah di Divhumas Polri tapi belum ada tanda-tanda dimulai konpers. Saya mengingatkan agar terus pantau segera kabari bila konpers dimulai. “Mumpung (konpers) belum mulai, cek sinyal dulu. Naikin gambar” instruksi yang aku berikan.

Sayang sekali bila tidak sinyal dan gambar tidak bisa naik padahal tim sudah di lokasi. Untuk melakukan live atau siaran langsung, tim dibekali dengan alat bernama Streambox Avenir. Cara kerja Avenir ini serupa modem, digunakan untuk mengirimkan video ke server kantor. Memakai jalur GSM, butuh minimal kekuatan sinyal 1MB agar video bisa lancar, tidak patah-patah.

Tim F aku minta, bila sudah selesai bertugas di Bursa, segera merapat ke kantor DPP Demokrat di Proklamasi, tak jadi ke Cawang. Reaksi dari partai berlogo Segitiga Mercy itu sangat dinanti. Sedangkan beberapa tim lain diminta mencari tanggapan para politisi baik dari kubu 01 maupun 02. Tim yang berada di DPR, Rumah Cemara dan Kartanegara segera bergerak mencari tanggapan terkait kasus Andi Arief. Rumah Cemara merupakan media center bagi kubu TKN Jokowi. Sedangkan kubu BPN Prabowo biasa berkumpul di Kartanegara.

Gambar tiga perwira polisi duduk tampak di video streaming tim AY. Konpers sebentar lagi dimulai. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal memberi pernyataan bahwa ada penangkapan AA di Hotel Peninsula, Minggu malam. M Iqbal juga memberi beberapa keterangan. Polisi berbintang dua termasuk moncer karirnya. M Iqbal berasal dari Palembang, satu daerah dengan Jenderal Tito Karnavian. Pada konpers ini, M Iqbal menyatakan AA ditangkap sendirian dan polisi punya waktu 3×24 jam untuk menentukan status AA.

Berselang hari kemudian, M Iqbal mengatakan bahwa ada perempuan yang bersama AA di dalam kamar Hotel Peninsula.

Sekitar pukul 8 malam, DPP Demokrat yang diwakili Ferdinand Hutahaen dan Imelda Sari memberikan keterangan pers.

Drama penangkapan seorang Andi Arief menguras separuh kekuatan tim CNN siang itu.

Bagaimana drama lanjutannya? Apakah kasus ini sanggup membungkam kegaharan Andi Arief?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s