Marhaban ya Ramadan 1440H

“Saya diundang seorang pendeta yang sangat terkenal, untuk hadir di acaranya” kata Nouman Ali Khan, seorang cendekiawan Muslim dari Amerika Serikat. Video-video Nouman Ali Khan banyak terserak di Youtube. Bahkan ada yang menerjemahkan ke Bahasa Indonesia agar masyarakat Indonesia lebih mudah memahami ceramahnya. Silakan cek akun NAK Indonesia. Beliau pernah dua kali berceramah di Indonesia, salah satunya di Masjid Istiqlal. Kajiannya bertema Terhubung Kembali dengan Al Quran. Silakan nikmati ceramah di link berikut.

Karena berteman baik dan penasaran dengan cara dakwah si pendeta maka Nouman datang pada acara tersebut. Nouman terkejut dengan metode dakwah si pendeta. Hanya lima menit si pendeta berceramah lalu disambung dengan pertanyaan “Siapa disini yang sedang mengalami masalah?”

Seorang jemaat mengacungkan jari lantas bercerita baru saja kehilangan pekerjaan dan sekarang menganggur.

Si Pendeta lalu bertanya lagi “Siapa yang punya solusi untuk saudara kita ini?”

Jemaat lain menawarkan pekerjaan bagi si pengangguran.

“Baik, masalah selesai. Siapa lagi yang mempunyai masalah?”

Banyak jemaat yang menceritakan permasalahan yang dihadapi, terlilit hutang, menghadapi perceraian dan sebagainya.

Nouman terkesan dengan pertemuan itu. Agama melalui si pendeta hadir untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata yang dihadapi umat manusia. Selama ini, menurut Nouman jamaknya para pemuka agama mendominasi pembicaraan, berkhotbah sangat banyak. Sedangkan jarang sekali para pemuka agama mendengarkan curhatan para jamaah.

Di bulan Ramadan ini, Allah SWT memberikah rahmat dan karunianya. Umat Islam berlomba-lomba beribadah, puasa, memperbanyak sholat, mengkhatamkan Al Quran. Selain ibadah personal, Ramadan juga menawarkan ibadah sosial seperti zakat, sedekah, memberikan makanan bagi sesama.

Memasuki Ramadan 1440H, Araikal, anak lelaki saya berkomitmen untuk berpuasa sebulan penuh seperti yang sudah pernah ia lakoni sejak beberapa tahun ini. Saya menjanjikan hadiah senilai 500.000 bila Arai berhasil tuntas berpuasa sebulan penuh. Nilai ini sepadan dengan mainan Nerf yang sangat ia idamkan.

“Kalo aku bisa tarawih full, tambahin 200 ribu ya Pa” Arai mengutarakan keinginnya.

“Emangnya mau beli apa lagi?”

Dengan semangat Arai bercerita mengenai mainan Nerf dengan bermacam aksesorisnya.

Oke deal. Kami bersepakat.

Menurut ustadz Khalid Basalamah demi mengajarkan ibadah, boleh memberikan hadiah kepada anak-anak. Karena memang dunia anak-anak perlu dimotivasi.

Untuk mencatat amalan Arai dan Adlina, aku mencetak buku amalah ibadah Ramadan. Bisa diunduh klik link 

Dari sekolah, Arai dan Adlina mendapat dua buku, buku komunikasi dan buku ibadah. Buku komunikasi digunakan pihak Sekolah menyampaikan pengumuman dan hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua. Sedangkan buku ibadah mencatat ibadah harian yang dilakukan yaitu salat lima waktu

Banyak orang berlomba-lomba untuk mengejar hadiah dari Allah SWT. Dapat hadiah dari pacar saja senangnya bukan kepalang apalagi dapat ganjaran dari Tuhan Sang Pemberi Hidup.

WhatsApp Image 2019-05-09 at 21.28.03

“Kalau di Arab, saya pegang jenggotnya” canda Prof Komarudin Hidayat saat kami berfoto bersama. Prof Komarudin hadir sebagai narasumber di Breaking News CNN Indonesia penentuan awal Ramadan.

Selepas siaran, saya menemui prof Komarudin di ruang tunggu. itung-itung ngaji awal Ramadan. Wawasan KeIslaman dan Kebangsaan Prof Komarudin sangatlah dalam. “Republik ini adalah rumah kita bersama” kata beliau. Negara ini didirikan oleh para ulama. 60 triliun anggaran negara untuk kemajuan Islam, ada Kementerian yang mengurusi umat Muslim, baik dari segi pendidikan, naik haji, zakat. Bahkan hukum waris merujuk pada hukum Islam. Karena itu bila ada yang menyebut negara Indonesia sebagai thaghut, sangatlah tidak benar.

Melepas sepatu dan jas, bersandalkan jepit, prof Komarudin mengambil air wudu dan salat Magrib di ruang make up. Beliau sederhana sekali.

 

Salam dan sampai jumpa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s