NGOBROLIN CORONA DENGAN ANAK

WhatsApp Image 2020-03-25 at 12.57.21 PM

Sehari setelah pemerintah mengumumkan pasien pertama Coronavirus COVID-19, pihak sekolah Global Islamic School (GIS) Condet segera ambil tindakan. Seluruh murid dikumpulkan di lapangan dan kepala sekolah memberi briefing.

  • Murid yang baru pulang dari luar negeri, diliburkan selama 14 hari
  • Pengukuran suhu sebelum masuk kelas dan di akhir pengajaran. Murid yang suhu tubuhnya melebihi 37.5 diminta pulang
  • Mengingatkan murid-murid agar lebih rajin mencuci tangan. Salah satu alasan kami memilih sekolah ini dulu, di depan setiap kelas ada wastafel dan sabun. Kebiasaan cuci tangan ditanamkan sejak pertama kali masuk sekolah sampai lulus.

Selepas briefing, kami berdiskusi mengenai Corona virus. Beberapa pertanyaan yang diajukan Adlina dan Arai antara lain

“Apakah masih boleh berenang? (Kami sekeluarga hobi berenang)”

“Mengapa tidak ada obat untuk virus corona?”

Pandemi Coronavirus ini bisa menimpa siapa saja termasuk anak-anak. Berdasar temuan di China ketika wabah COVID19 merebak, ada 2.4% kasus anak usia dibawah 19 tahun terinfeksi coronavirus. Dan porsi lebih kecil, anak-anak yang terinfeksi mengalami gejala lebih berat. 

Menurut CDC, Centers for Disease Prevention. Pusat Pencegahan Penyakit Amerika Serikat berikut tips ngobrolin coronavirus COVID-19 dengan anak-anak

Tenang dan Meyakinkan

Ingat, anak-anak akan bereaksi dengan pembicaraan dan cara anda berbicara. Timbulkan rasa tenang dan aman bagi anak-anak anda.

Luang Waktu

Ketika ngobrol mengenai coronavirus, luangkan waktu tertentu. Pastikan anak-anak juga bisa bertanya jika mereka ingin tahu

Hindari Menyalahkan Orang Lain

Virus bisa menjangkiti siapapun, tidak memandang ras atau agama. Tidak ada yang kebal. Hindari stigma terhadap pasien yang menderita COVID-19.

Batasi Akses Informasi

Dimana-mana sedang ramai corona. Terlalu banyak terpapar informasi mengenai coronavirus, bisa menimbulkan kecemasan. Awasi ketika anak menonton televisi, akses internet, sosial media bahkan grup percakapan.

Sampaikan Informasi yang Akurat

HOAX mengenai coronavirus berseliweran. Orang tua harus memfilter informasi yang akurat dan pantas untuk disampaikan ke anak-anak sesuai dengan tingkatan usia.

Ajari dan Selalu Ingatkan 

Rutin Cuci tangan dengan sabun.

Ingatkan anak untuk menghindari orang yang batuk atau bersin

Ajarkan etika batuk dan bersin,  selalu menutup mulut dengan tisu atau lengan bagian dalam.

Sampaikan informasi yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Sampaikan juga, setiap orang berperan dalam mengurangi penyebaran coronavirus termasuk anak-anak juga bisa turut mengambil bagian.

Informasi yang bisa disampaikan antara lain:

Apa sih COVID-19?

  • COVID-19 merupakan singkatan coronavirus disease 2019. Ini adalah virus jenis baru. Dokter dan ilmuwan masih mempelajari virus ini.
  • Banyak orang sudah terinfeksi coronavirus. Para ilmuwan dan ahli medis berpikir mayoritas orang akan sembuh, terutama anak-anak tapi sebagian orang mungkin akan sakit berat.
  • Dokter dan ahli medis sedang bekerja keras untuk menolong orang agar selalu sehat.

Apa yang bisa kita lakukan agar terhindar dari COVID-19?

  • Rajin cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik. Nyanyi Happy Birthday dua kali
  • Jika tidak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer.
  • Tutup mulut dan hidung saat batuk dengan lengan baju dalam atau tisu agar virus tak menyebar ke udara
  • Buang tisu yang telah dipakai buat batuk ke tong sampah
  • Nikmati tinggal di rumah. Belajar, bermain, habiskan waktu dengan keluarga

Apa yang terjadi jika terinfeksi COVID-19

  • Setiap orang bisa mengalami gejala yang berbeda. Kebanyakkan orang mengalami gejala yang ringan seperti sakit flu biasa seperti demam, batuk dan sakit tenggorokan. Sedikit orang yang mengalami gejala berat yaitu lansia, orang yang mengalami gangguan kesehatan sebelumnya. Sementara ini dokter menyimpulkan, tidak banyak anak-anak yang sakit serius.
  • Jika kamu merasa sakit, belum tentu penyebabnya COVID-19. Bermacam kuman bisa menyebabkan sakit. Orang tua pasti akan merawat anak-anak.
  • Jika orangtua merasa anak-anaknya terpapar COVID-19, ikut prosedur pemeriksaan yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s